Setelah melakukan perhitungan soal berapa dana pensiun yang dibutuhkan, pengeluaran kita di masa tua, dan tingkat inflasi, maka langkah selanjutnya adalah membahas seputar bagaimana caranya mengumpulkan dana pensiun.
Walaupun ini bisa dilakukan secara bertahap seperti halnya menabung, namun proses tersebut tentu akan memakan waktu yang cukup lama.
Bisa jadi, uang yang ada di tabungan Anda malah terpakai untuk hal-hal konsumtif.
Oleh karena itu, Anda tentunya butuh cara cepat untuk melakukan akumulasi. Namun ketahuilah bahwa selain cepat, tentu harus aman. Karena kebutuhan dana yang satu ini tidak sedikit, oleh karena itu kita gak boleh asal-asalan dalam mengumpulkan dana ini.
Berikut adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mengumpulkan dana pensiun.
1. Jangan nabung untuk dana pensiun
Kalau mau cepat, jangan pernah menabung untuk dana pensiun. Kenapa?
Coba bayangkan, berapa besaran bunga atau imbal hasil di tabungan Anda? Paling besar adalah 1,5 % persen per tahun, belum lagi ada potongan biaya administrasi yang harus Anda bayarkan setiap bulan.
Berinvestasilah sejak dini. Sisihkan uang sebesar 10 hingga 30 persen dari penghasilan bulananmu secara rutin untuk berinvestasi.
2. Selalu ingat, masa muda “bisa” menentukan jumlah dana pensiun di hari tua
Apa maksudnya bahwa masa muda “bisa” menentukan ketersediaan dana ini? Jawabannya adalah, pilihan gaya hidup dan penghasilan kita bisa mempengaruhi proyeksi dana pensiun kita di masa depan.
Semakin mahal gaya hidup kita saat muda, maka makin kecil juga peluang untuk bisa berinvestasi buat hari tua.
3. Lakukan alokasi dana untuk segala risiko
Hidup itu penuh risiko, bisa saja kita di PHK atau jadi korban bencana alam. Oleh karena itu dana darurat harus selalu tersedia.
Namun masih ada risiko lain di luar kedua risiko itu yang menuntut kita punya uang dalam jumlah lebih besar lagi. Apalagi kalau bukan risiko sakit di hari tua.
Jatuh sakit tentu akan memakan biaya yang tidak sedikit, itu sebabnya proteksi asuransi masih sangat diperlukan.
Minimal sekali Anda membayar BPJS Kesehatan namun tak ada salahnya untuk memiliki asuransi kesehatan yang limitnya cukup besar di kala muda.
